.jpg)
Pavel Solomin harus menunda debutnya bersama Sriwijaya FC (SFC). Ini karena bomber asal Uzbekistan belum disahkan PT Liga Indonesia. Padahal, pelatih Rahmad Darmawan sangat butuh tenaganya untuk merotasi barisan depan.
Buktinya, saat dijamu Persija Jakarta kemarin (19/2), nama Pavel Solomin tercatat dalam 18 nama daftar susunan pemain. Tapi, sebelum kickoff namanya dicoret dan digantikan Alamsyah Nasution. ”Dia (Pavel Solomin, red) belum disahkan,” ujar Rahmad Darmawan, tanpa mau merinci alasan tidak disahkannya Solomin.
Padahal, kehadiran darah segar sangat dibutuhkan kala pemain mengalami kecapekan karena padatnya jadwal pertandingan. Sebelum melawan Persija, arsitek asal Metro Lampung itu sudah memaksimalkan rotasi pemain depan seperti Kayamba Gumbs, Richard Obiora dan Rahmat Rivai. Imbasnya, SFC tak bertaji kala dijamu Macan Kemayoran (julukan Persija) karena kelelahan. Hingga akhirnya memaksa Obiora ditarik keluar menit 80 karena kram.
”Obiora memang kelelahan. Di pertandingan sebelumnya dia juga mengalami hal yang sama dan saya ganti di menit yang sama,” terang RD, sapaan Rahmad. Dia harus memaksimalkan tenaga yang ada karena lambatnya pengesahan Solomin. Sejak datang pada 10 Februari lalu, administrasi bomber berpostur 176 cm tersebut belum juga beres.
Sementara Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid di SUGBK kemarin mengaku, pihaknya baru melakukan request penerbitan ITC (internasional transfer certificate). ”Pada dasarnya kami tak akan mempersulit klub untuk mendapatkan pemain baru asal tim yang bersangkutan bisa melengkapi administrasi yang dibutuhkan. Selain ITC, klub juga harus menyerahkan Kitas, Visa, dan surat perjanjian kontrak pemain sebagai bahan pengesahan. Sementara Solomin kabarnya baru akan dikontrak Minggu (besok, red). Jadi belum disahkannya Solomin bukan salah kami,” ujar Sekretaris PT Liga Indonesia Tigorshalom Boboy kala dihubungi tadi malam. (kmd)



0 Response to "Debut Pavel Kembali Tertunda"
Poskan Komentar
Silakan Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas