Empat pemain Sriwijaya FC, Keith Kayamba Gumbs, Rahmat Rivai (tengah), Zahrahan (kanan), dan Arif S (belakang) merayakan gol pertama yang dicetak Rahmat Rivai, pada Liga Super Indonesia, melawan Pelita Jaya, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (24/11). SFC menang dengan skor 3-1.

Anoure Obiora Richards mulai meyakinkan fans Sriwijaya FC. Berkat tambahan satu golnya ke gawang Pelita Jaya (24/11), Obigol (julukan Obiora) menjadi top skor sementara (SFC). Bersama Rahmad “Poci” Rivai dengan koleksi 2 gol.
Tapi, Obiora baru melakoni dua pertandingan di ajang Djarum Indonesia Super League (DISL). Sedangkan Poci telah tampil empat kali bersama tim Laskar Wong Kito. Jadi kalu dibuat rata-rata gol Obiora mengemas 1 gol per-partai. Sedangkan Poci hanya menciptakan 0,5 gol perlaga.
”Saya tidak terlalu berambisi untuk menciptakan gol. Yang terpenting adalah bisa menghantarkan Sriwijaya meraih kemenangan pada setiap pertandingan,” kata Obiora kepada Wartawan, kemarin, (24/11).
Suatu prestasi yang luar biasa. Sebab, Obiora selalu menjadi super-sub (pemain cadangan) pada dua laga sebelumnhya. Saat menjamu Persitara (21/11) lalu Obigol masuk menggantikan Poci di menit ke-67. Dan ketika meladeni Pelita Jaya (24/11), kembali menggantikan Poci di menit ke-68.
”Saya rasa pelatih yang lebih faham persoalan pemain. Menjadi pemain cadangan bukan berarti menjadi pilihan kedua. Saya, rasa tak lebih dari strategi sang pelatih,” imbuh pemuda kelahiran Akuma, Nigeria, 4 April 1986 ini.
Tapi, bukan berarti selamanya Obigol bakal menjadi super-sub sejati. Apalagi coach Rahmad Darmawan, kembali simpatik dengan penanpilannya yang cukup ciamik. Meskipun secara keseluruhan penampilan Obiora masih belum terlalu maksimal.
”Perlahan tapi pasti. Obiora telah menunjukan kelasnya. Saya rasa hanya butuh proses, dan tidak perlu memakan waktu yang begitu lama untuk memulihkan peforma Obiora,” puji Rahmad Darmawan. (mg42)
Profil
Nama : Anaore Obiora Richards
TTL : Akuma Nigeria, 4 April 1986
Posisi : Gelandang/Striker
No Punggung : 9
Tinggi/Berat : 183 cm/70 kg
Pemain Idola : Zinedine Zidane, Jay-Jay Okocha
Klub Idola : Barcelona dan SFC
Karir KlubJaspor United FC Onitsha Nigeria (2003), Power All Stars FC Onitsha Nigeria(2004), PSDS Deli Serdang (2005-2006), Sriwijaya FC (2007-Sekarang)
sumber
Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mulai ketar-ketir menghadapi Persitara (21/11) nanti. Ya, belum bergabungnya beberapa pemain pilar membuat pelatih asal Metro, Lampung ini sedikit gusar. Terlebih kepada 6 pemain timnasnya. Yakni, Ferry Rotinsulu, Charis Yulianto, M Nasuha, Ponaryo Astaman, Isnan Ali, dan Arif Suyono.
“Menghadapi Persitara nanti, kekhawatiran kami justru pada pemain timnas. Sebab, selain mempunyai waktu 2 hari untuk beradaptasi, pemain timnas kami juga bakal kelelahan karena menempuh perjalanan jauh,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, kemarin (10/11).
Ya, Charis Yulianto dan kawan-kawan akan melakoni beberapa pertandingan. Seperti laga uji coba timnas senior melawan Al Salmiya SC (Tim Super League Kuwait), Selasa, 10 November 2009. Dan terakhir, timnas senior akan menghadapi Kuwait dalam lanjutan Pra Piala Asia (PPA), 2011, 14 dan 18 November 2009 nanti.
Praktis, hal ini mempengaruhi kondisi fisik pemain. “Hal ini yang kami khawatirkan. Mereka (pemain timnas, Red) tidak mempunyai waktu untuk recovery sebelum berlaga di ISL,” imbuh mantan pelatih Persikota ini.
Bagaimana dengan Precious dan Obiora? “Kami berharap Precious dan Obiora bisa datang tepat waktu. Sehingga mereka bisa langsung mengikuti latihan serta bisa secepat mungkin beradaptasi dengan pemain lain,” tambah mantan pelatih Persipura ini.
Pelatih yang pernah membawa gelar double winner bagi Sriwijaya ini menambahkan, dengan bergabungnya 2 pemain asingnya, menjadi modal baru untuk mendapatkan poin penuh pada laga selanjutnya. Terpenting saat menjamu Persitara (21/11), dan Pelita (24/21) nanti. “Kami yakin 2 pemain kami bisa cepat beradaptasi. Dengan bergabungnya 2 pemain ini, kekuatan kami bisa semakin bertambah. Sehingga kami bisa mendapatkan poin penuh pada pertandingan selanjutnya,” pungkas mantan pelatih Persija ini. (mg43)

Akhirnya menejemen Sriwijaya FC (SFC) bisa bernapas legah. Penantian panjang kedatangan Anoure Obiora Richard bakal membuahkan hasil. Ya, pasalnya, pemain kelahiran Akuma Nigeria, 4 April 1986 ini, telah mendarat di Jakarta kemarin pukul 22.00 WIB dari penerbangan Lagos via Dubai.
”Obiora bertolak dari Kota Lagos (Nigeria) (10/11) lalui sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Perjalanan Negeria-Jakarta cukup jauh. Bahkan, Obiora harus transit di Bandar Internasional Dubai (Uni Emirat Arab). Pukul 22.00 WIB Obiora mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang (Baten),” kata agen pemain Onana Jules, kepada Sumatera Ekspres saat dihubungi via ponsel kemarin (11/11).
Mantan bomber PSDS Dili Serdang ini, telah menyelesaikan kelengkapan administrasinya. Termasuk visa dan keterangan izin tempat tinggal sementara (Kitas). ”Obi sudah mendapatkan visa (4/11) lalu dan Kitas-nya baru selesai (9/11) lalu,” imbuh mantan pemain timnas Negeria ini.
Obigol (julukan Obiora) sudah pasti bisa diturunkan pada laga Sriwijaya kontra Persitara, 21 November 2009 nanti. Karena, Obi secara resmi telah didaftarkan Sriwijaya FC ke PT Liga Indonesia (PT LI) pada 25 Oktober 2009. ”Tidak ada masalah lagi dengan perihal surat menyurat Obiora. Selama ini hanya menanti visa dan Kitas,” pungkasnya.
Sementara itu, manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin tak mau berkomentar banyak perihal kedatangan Obiora. Meskipun Hendri sapaan akrabnya telah mengetahui perihal kedatangan Obiora tersebut. ”Ya, Obiora sempat menghubungi saya kemarin (10/11), ketika dia berada di Bandara Lagos. Tapi hingga saat ini (kemarin, red) Obi belum lagi menghubungi saya. Jadi, saat ini saya belum tahu pasti posisi Obiora berada di mana,” tegasnya.
Obiora sendiri merupakan salah satu pemain yang paling dikhawatirkan manajemen Sriwijaya FC. Maklum, Obi sudah 6 kali ingkar janji, karena tak kunjung tiba. Tapi, karena alasan Kitas belum selesai manajemen bisa memakluminya. ”Saya akan bicara kalau obiora jika sudah tiba di Palembang,” pungkasnya. (mg43)
Profil
Nama : Anaore Obiora Richards
TTL : Akuma Nigeria, 4 April 1986
Posisi : Gelandang/Striker
No Punggung : 9
Tinggi/Berat : 183cm/70kg
Pemain Idola : Zinedine Zidane, Jay-Jay Okocha
Klub Idola : Barcelona dan SFC
Karir Klub
Jaspor United FC Onitsha Nigeria (2003)
Power All Stars FC Onitsha Nigeria (2004)
PSDS Deli Serdang (2005-2006)
Sriwijaya FC (2007)
sumber

24 Pemain Teken Kontrak
PALEMBANG - Jumat, (30/10), 24 pemain Sriwijaya FC telah menandatangani kontrak dengan pihak manajemen SFC U-21. Penandatanganan ini dilakukan di sekretariat Sriwijaya FC, kompleks Palembang Square. Setelah penandatanganan kontrak, pihak manajemen langsung mendaftarkan ke PT Liga Indonesia (PTLI).
“Ya, hari ini (kemarin, red) kami telah melakukan penandatanganan kontrak kepada pemain. Penandatanganan ini sebagai syarat kami mengikuti kompetsisi musim 2009-2010 nanti,” kata manajer SFC U-21 Rizal Abdulah, melalui sekretaris SFC U-21, Jamaluddin.
Ke-24 pemain yang resmi berjersey SFC U-21 adalah, Wahyu Nur Aditiya, Ahmad Ansori, Tri Setyo, Muhammad Yusuf, M Redi, Agung Laksono, Fadli Ramadhansyah, Dony Mostafa, Nopan Setiadi, Jeki Arisandi, Sutarno, Bryan Rivaldo, Alif Andreas, Harris Adyatma, Aditiya, Deyi, Rosian Indira, Mujahiddin, Juliawan, Jhoni Arif, Rahmad Darmawan, Rizky Dwi Ramadhana, M Al Firzon, dan Caesar Wijaya Ahmad.
Nilai kontrak setiap pemain berbeda. Sebanyak 14 pemain dibanderol Rp1 juta per bulan. Sedangkan, 12 pemain lainnya dibanderol Rp1,5 juta per bulan. “Banderolnya memang berbeda. Sebab, kami melihat dari segi kualitas permainan. Untuk pemain yang dibanderol Rp1,5 rata-rata pemain SFC U-21 tahun lalu yang masih di pertahankan,” imbuhnya.
Dari 12 pemain yang dibanderol Rp1,5 juta ini juga termasuk 4 pemain yang mengikuti seleksi di Sriwijaya FC. Yakni, Caesar Wijaya, Fadli Ramadhansyah, Rizki Dwi Ramadhana, dan Jeki Arisandi. Maklum, ke-4 pemain ini berstatus pemain SFC U-21 meski latihan bersama Sriwijaya FC senior. “Empat pemain yang mengikuti seleksi di Sriwijaya FC juga sudah tanda tangan kontrak. Sedangkan harganya sesuai dengan kualitasnya,” lanjutnya.
SFC U-21 sendiri akan mengikuti kompetisi mulai 28 November 2009 nanti. Kompetisi sendiri akan di bagi dalam 6 grup. Dan juara dan runner up berhak memasuki babak selanjutnya.
Pendaftaran pemain ke PTLI ini juga sebagai persyaratan tim Sriwijaya FC senior untuk mengikuti Indonesia Super League (ISL) musim 2009-2010. pasalnya, setiap klub harus mempunyai regenerasi, yakni tim U-21. “Ini juga sebagai persyaratan Sriwijaya FC untuk mengikuti ISL musim ini. sehingga, mau tidak mau tim ISL harus mempunyai tim U-21,” tambahnya.(mg43)
sumeks

SIAPA pengganti Alexandar Duric akhirnya terjawab. Tadi malam (30/10), Sriwijaya FC mendaftarkan secara resmi striker anyarnya, Ulugbek Bakaev. Sebelumnya (2009), pria kelahiran Uni Soviet, 28 November 1978 membela FK Samarqand-Dinamo pada kompetisi Oliy Premier League (Liga Uzbekistan). Namun, Samarqand hanya finis di urutan ke-10 dari 16 kontestan.
“Yah, Ulugbek Bakaev pemain baru kami. Dia sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia. Urusan lain seperti Visa dan KITAS, sesegera mungkin akan diselesaikan,” jelas coach Rahmad Darmawan.
Pelatih asal Metro (Lampung) menilai Bakaev sebagai pemain bagus. Dia pernah mencetak satu gol ke gawang China Taipe pada kualifikasi piala dunia 2010 pada 13 Oktober 2007 lalu. Tapi, bersama timnas, dia mencetak 8 gol dari 28 caps. Atau 0,28 gol per caps. Masih kalah dari kompatriotnya, Maksim Shatskikh yang mencetak 30 gol dari 46 caps. Atau 0,65 gol per caps.
“Berkas-berkas lain seperti berapa dia digaji dan berbagai kelengkapan lain, bisa disusulkan lain hari,” timpal sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid.
Sayang, Rahmad tidak menjamin Bakaev bisa dimainkan pada dua home terdekat. Yaitu lawan Persitara Jakarta Utara (21/11) dan Pelita Jaya Jabar (24/11). Sebab, ada 3 laga piala Asia yang mesti dilakoninya bersama White Wolves –julukan timnas Uzbekistan.
Yaitu home lawan Malaysia (14/11) dan away lawan Malaysia (18/11). Satu lagi menjamu Uni Emirat Arab (UEA). Tapi pada 3 Maret 2010 mendatang. “Lagian belum dilakukan proses verifikasi. Semoga saja tidak ada halangan baginya bermain di Sriwijaya,” pungkas Rahmad.
Sekretaris PT LI, Tigor Shalom Boboy membenarkan pendaftaran Bakaev. Dia sudah menerima faksimili pukul 20.20 WIB tadi malam. “Kami menunggu kelengkapan dokumen untuk dilakukan pengesahan. Setelah sah, baru bisa dimainkan,” tegas Tigor.
Ulugbek Bakaev sebenarnya adalah andalan Qurivchi Tashkent (sekarang merger dengan Bunyodkor). Dia membela Quruvchi sejak 2008 lalu. Namun, minim gol. Dia hanya mencetak 3 gol saja.
Masing-masing saat menang 3-1 atas Neftchi (6/3/08), saat menang 5-1 atas Qizilqum (13/4/08), dan menang 4-0 atas Dinamo (18/4/08). Tapi, sejak Bunyodkor dilatih Luiz Pelipe Scolari (Brasil) pada 8 Juni 2009 lalu, namanya dicoret.
Pria kelahiran Uni Soviet, 28 Nopember 1978 tidak masuk dalam rencana Big Phil—sapaan pelatih yang pernah membawa Brasil juara dunia 2002 lalu di Korsel-Jepang. Big Phil lebih memilih dua pemain timnas Uzbekistan lainnya, Anvarjon Soliev dan Miraziz Jalalov. Itupun kedua pemain ini bukan pemain inti. Big Phil juga lebih percaya dengan trio asing, Rivaldo (Brasil), Edson Ramos (Brasil), dan Jose Luis Villanueva (Chili). (mg2/mg43)
Biofile Ulugbek Bakaev
Lahir : Uni Soveit, 28 Nopember 1978
Posisi : Striker
Postur : 183cm/75kg
Karir klub
1997-2000 : FJ Buxoro
2001 : CSKA Moscow
2002 : FC Torpedo-Zil Moscow
2003 : FC Buxoro, FK Andijan, FC Neftekhimik Nizhnekamsk
2004-2007 : FC Tobol
2008 : Quruvchi Tashkent
2009 : FK Samarqand-Dinamo


