Pavel Solomin : Panggil saya Pavel

Posted by Laskar-sriwijaya

SETELAH tiga hari tidak menyentuh bola, striker anyar Sriwijaya FC Pavel Solimin akhirnya memuaskan diri dalam latihan perdana bersama rekan satunya timnya di Stadion Gelora Jakabaring, Senin (15/2). Pemain Uzbekistan ini tampak begitu antusias mengikuti latihan. Ia pun menunjukkan kebolahannya dalam melakukan dribel dan melakukan tembakan jarak jauh terukur ke gawang yang dijaga kiper andalan SFC Ferry Rotinsulu. Selain memiliki tembakan keras, dribel dan kecepatan di atas rata-rata ...

Image

Duric, Kembali Berulah

Posted by Laskar sriwijaya

PALEMBANG - Sriwijaya FC sudah habis kesabaran dengan pemain buruannya, Aleksandar Duric. Pasalnya, pemain timnas Singapura ini ingkar janji untuk datang ke Palembang. Pemain kelahiran Yugoslavia, 12 Agustus 1970 ini berjanji akan datang ke Palembang, Minggu (11/10). “Kami sudah menghubungi pihak agen Duric, Riki Nelson. Kabar terakhir, Duric batal ke Palembang lantaran tidak mendapatkan tiket....

Image

Spesialis Gol Away

Posted by Laskar Sriwijaya

MENGAPA Zah Rahan Krangar disebut “roh” Sriwijaya FC? Pertanyaan tersebut terjawab setelah pria kelahiran Monrovia (Liberia), 7 Maret 1988 ...

Image

Ferry Jadi Keeper Kedua?

Posted by Laskar Sriwijaya

KIPER utama Sriwijaya FC sepertinya tidak lagi mutlak milik Ferry Rotinsulu. Sinyal tersebut mulai kelihatan. Sebab, coach Rahmad Darmawan mulai memilih Hendro Kartiko. Selama enam kali uji coba, Hendro lebih dominan sebagai starter. Sementara, Ferry Rotinsulu hanya sekali. Yaitu saat imbang 0-0 dengan Persema Malang, Jumat (16/9) lalu di Gajayana, Malang. Itupun tidak full 90 menit...

Image

Tak Ada Anak Emas di SFC

Posted by Laskar Sriwijaya

PALEMBANG — Tidak ada anak emas dalam skuad Sriwijaya FC. Demikian ditekankan pelatih Rahmad Darmawan kepada anak-anak asuhnya. Berarti tidak ada jaminan bagi pemain bintang untuk selalu menjadi starter eleven. RD akan memberlakukan sistem rotasi pemain untuk menyiasati padatnya kompetisi Indonesia Super Liga (ISL) 2009/2010. “Jadwal pertandingan cukup padat...

Image
BANTU KELANGSUNGAN BLOG INI DENGAN MENGKLIK LINK WEBSITE YANG TERTERA DIBAWAH INI

PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC (SFC), PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), mengancam tidak akan memperpanjang kontrak kerja dengan produk olahraga "Reebok", jika tidak dapat mengembalikan motif songket ke dalam "jersey" (kostum) baru timnya.

Direktur Teknik PT SOM, Hendri Zainuddin, di Palembang, Kamis, mengatakan, manajemen SFC telah melayangkan surat resmi kepada PT Mitra Adiperkasa Tbk selaku pemegang hak dan lisensi merek Reebok di Indonesia, perihal permintaan ini.

"Kami telah mengajukan surat permohonan secara resmi agar jersey yang dipakai saat ini diganti dengan yang terdapat motif songket di dalamnya, seperti jersey musim lalu. Jika tidak bisa direalisasikan di putaran ini, setidaknya pada putaran kedua," kata Hendri pula.

Dia menambahkan, kalau permintaan itu tidak dapat dipenuhi, manajemen SFC terpaksa akan memutuskan kontrak kerja dan mencari sponsor produk olahraga lain.

"Keinginan untuk mengganti jersey ini, telah menjadi keharusan bagi SFC," ujar dia lagi.

Hendri mengungkapkan, kostum baru itu kurang disukai oleh fans serta tidak mencirikan sebagai tim asal Sumatra Selatan dengan songket khasnya, sehingga menjadi dasar manajemen mengajukan permintaan ini.

"Kami memang mengetahui Reebok selaku pihak sponsor memiliki standar desain internasional sendiri, sehingga tidak bisa mendesain atau memasukkan motif songket pada kostum," kata Hendri.

Tapi, setelah mengenakan jersey tanpa motif songket, diakui memang kurang pas bagi SFC, terlebih banyak tim lain yang mengenakan kostum nyaris sama, hanya berbeda warna saja," ujar dia.

Dia membantah, keinginan kuat manajemen untuk tetap memasang motif songket ini, terkait dengan anggapan motif songket membawa keberuntungan bagi tim.

Sejak tak lagi menggunakan jersey bermotif songket, memang SFC belum menuai kemenangan, atau terpuruk di peringkat 16 dengan dua kali kalah dan satu kali imbang.

"Memang tak dapat dibantah, kami bisa mendapatkan tiga gelar sebelumnya saat memakai jersey yang ada motif songketnya. Tapi, tidak ada kaitan ke sana, karena ini murni menampung aspirasi masyarakat Sumsel yang berkeinginan tim kesayangannya memiliki ciri khas yang mencolok," ujar dia beralasan.

SFC melakukan perjanjian penandatanganan kontrak kerja dengan PT Mitra Adiperkasa Tbk selaku pemegang hak dan lisensi merek Reebok di Indonesia, 31 Juli 2009.

Reebok menyediakan sekitar 3.500 item produk olahraga yang terdiri dari kostum tim, bola, sepatu olahraga, botol minum, tas, kaos tim, topi, dan lain-lain, dengan total Rp2 miliar.

Namun dengan kostum barunya, sejumlah pihak justru mempertanyakan motif songket--kain tradisional Sumsel--yang menjadi hilang.


0 Response to "Sriwijaya FC Ancam Putus Kontrak Dengan Reebok"

Poskan Komentar

Silakan Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas

    Pengikut Blog ini

    sponsor

    BANTU KELANGSUNGAN BLOG INI DENGAN MENGKLIK LINK WEBSITE YANG TERTERA DIBAWAH INI !!

    Info Sriwijaya Terbaru

    Komentar terbaru

    Blogumulus by Roy Tanck and Indra

    Translate Languange

    English French German Spain Italian Dutch

    Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

    Artikel

    Siapakah yang akan menjadi juara Indonesia Super Liga 2009/2010?

    Tuliskan Kritik Dan saran anda disini


    ShoutMix chat widget

    Siapa Pemain Favoritmu?