
BANYAK pihak yang meragukan kemampuan Sriwijaya FC di musim kompetisi 2009-2010. Laskar Wong Kito dianggap kurang persiapan dan kalah cepat dari tim lainnya dalam memburu pemain-pemain berkulaitas. Paling muktahir adalah kegagalan SFC mendapatkan Aleksandar Duric, striker yang diharapkan mampu mengatasi kelemahan lini depan tim wong kito.
Pengamat Sepakbola Sumsel M Masyaheril angkat bicara soal keraguan publik akan kemampuan SFC. Menurut dia, meski tanpa Duric, Kayamba cs masih mampu tampil lebih baik. Kuncinya memaksimalkan pemain Timnas, 4 pemain asing, dan perpaduan pemain-pemain non Timnas, tetapi berkualitas seperti Oktavianus, Bobby Satria, AA Ngurah Wahyu Trisnajaya, Rahmat Rivai, Mutafa Aji.
"Sebab mereka adalah pemain berkualitas," ujar Eril.
Namun, manajemen harus mampu mengatasi kekurangan SFC di awal musim terutama saat menghadai Persitara di laga home Stadion Gelora Jakabaring 21 November nanti.
"Sebab pemain Timnas yang rata-rata menjadi tulang punggung SFC dalam kondisi kelelahan," ujar Eril.
Namun, menurut dia faktor pengalaman pelatih Rahmad "RD" Darmawan juga sangat menentukan. Pelatih kelahiran Metro Lampung ini pandai merotasi dan mengatur pemain. Sehingga menurut mantan ketua suporter Sriwijaya Mania ini, dengan materi yang ada SFC mampu mengatasi tekanan dan krisis.
Eril mengingatkan SFC di musim 2007-2008 lalu, bagaimana Isnan Ali cs dengan materi seadanya mampu meraih double winner. Padahal siapa yang menjamin dengan keberadaan Charis Yulianto, Isnan Ali, Wijay dan beberapa pemain lainnya, SFC akan juara. Namun, dengan kemampuan RD dan kepercayaan diri tim yang sangat tinggi, mampu menyalip tim-tim kelas atas seperti Persija, Arema, Persib, PSM Makasar, dan Persipura.
"Dulu kita memiliki lima pemain asing ada Renoto Ellias, Ketih Kayamba Gumbs, Lenglolo, Obiora, dan Zah Rahan. Kemudian mengandalkan pemain lokal yang tidak berlaga di Timnas, tetapi kita mampu juara," ujar Eril.
Kini SFC memiliki 6 pemain yang berlaga Timnas Senior plus Tony Sucipto yang memperkuat Timnas U-23. Artinya kualitas pemain lokal yang dimiliki SFC mampu diandalkan. Ditambah dengan 4 pemain asing seperti Kayamba, Zah Rahan, dan Obiora yang sudah teruji. Kemudian adalah lagi bek Timnas Singapura Precious Emeujeraye.
"Saya pikir meski tanpa Duric, SFC masih mampu mencapai target double winner," ujar Eril.
Meski demikian, Eril tetap mengingatkan SFC jangan terlalu percaya diri dan meremehkan setiap lawan. Sebab tim-tim lain juga memiliki persiapan yang matang. Materi pemain dari tim-tim lain juga merata katakanlah Arema Malang, Persiba Balik Papan, juara bertahan Persipura, Pelita Jaya, PSPS Pekan Baru, dan Persija.
"Saya lihat semua tim merata di semua lini. Ini harus diwaspadai SFC. Sebab dengan materi yang merata, mereka akan memiliki motivasi berlipat ganda saat berhadapan dengan SFC," ujarnya.
Hendra Kusuma



0 Response to "SFC Masih Bisa Double Winner"
Poskan Komentar
Silakan Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas