(4) Persiba v Sriwijaya (0)BALIKPAPAN-Sejak take over pada Sabtu 23 Oktober 2004, Sriwijaya FC (SFC) tidak pernah jadi bulan-bulanan tim lawan. Tapi, kemarin (14/11) di Stadion Persiba, tim berjuluk Laskar Wong Kito hancur lebur 0-4 (0-2) dari tuan rumah Persiba Balikpapan pada laga kedua Djarum Indonesia Super League (DISL) II edisi 2009/2010.Ini rekor terburuk yang dialami skuadra Rahmad Darmawan di kancah domestik. Disebut terburuk karena Sriwijaya sebelumnya memang tidak pernah kalah dengan selisih 4 gol tanpa balas. Sebelumnya, yang terburuk diraih pada Rabu 10 Juni. Yaitu saat kalah away 1-4 dari Persipura Jayapura di Stadion Mandala.“Ya, saya akui ini yang terburuk selama saya menukangi Sriwijaya. Sungguh menyakitkan. Tapi, saya berharap tidak akan lagi seperti ini,” janji Rahmad Darmawan.Pesta Persiba sudah dimulai sejak babak pertama. Ketika laga baru berjalan sembilan menit, heading Fery Ariawan menyambut sepak pojok Julio Lopes, sukses merobek gawang Hendro Kartiko.Tak puas satu gol, Beruang Madu (julukan Persiba) makin ganas. Menit ke-28, lagi-lagi gawang Hendro bobol. Shooting keras Johan Yoga Utama menyambut crossing Dwi Joko, tak mampu dibendungnya.Tertinggal dua gol, tidak menyurutkan Sriwijaya. Sejumlah peluang tercipta. Di antaranya via Rahmat Rivai.
Sayang, dia gagal memanfaatkan umpan Arief Suyono. Shooting-nya melenceng tipis dari sisi kanan gawang Persiba yang dikawal I Made Wirawan. Skor 2-0 untuk Persiba bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, Sriwijaya harus bermain dengan 10 pemain. Sebab, Arif Suyono diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Jajat Sudrajat (Cianjur) pascamenyikut defender Persiba, M Darwis menit ke-71. Sebelumnya, Arif sudah diganjar kartu kuning pertama menit ke-63.
Dampaknya, Sriwijaya makin kendor. Itu dimanfaatkan betul oleh Persiba. Menit ke-87’, giliran Julio Lopez yang membobol gawang Hendro. Puncaknya, derita Sriwijaya makin lengkap setelah Hendro Siswanto mencetak gol keempat di injury time (90’+3’), pascamenyundul umpan Fery Ariawan.
“Anak-anak masih lelah pascamenghadapi PSM, Minggu (11/11). Tapi, sebenarnya tidak logis menimpahkan kesalahan hanya karena minim recovery. Bahwa kami kalah telak, itu memang fakta,” sambung pelatih kelahiran Metro (Lampung), 26 Desember 1966.
Sebenarnya, rekor paling buruk Sriwijaya bukan di kancah domestik. Tapi, justru di level internasional Liga Champions Asia (LCA) 2009 lalu. Sriwijaya dua kali kalah 0-5 tanpa balas. Masing-masing dari Shandong Luneng, China (17/3) dan Gamba Osaka, Jepang (8/4).
Tak hanya mencatat rekor skor terburuk, Sriwijaya juga mencatat rekor kebobolan paling cepat. Yaitu gol Fery Ariawan menit ke-9. Sebelumnya, gol kebobolan Sriwijaya tercepat terjadi pada 9 Oktober 2008 lalu. Yaitu via striker Pelita Jaya, Cristian Lopes (sekarang PSIS) menit ke-8.
Khusus untuk Hendro, ini kebobolan tercepat kedua yang dialaminya. Sebelumnya (saat masih di Persija), kiper kelahiran Banyuwangi, 24 April 1973 juga kebobolan menit ke-8 via striker Persipura, Boas Solossa pada Senin, 18 Mei lalu.
“Ini kesalahan saya juga. Absennya beberapa pemain, membuat saya sulit harus pakai strategi apa. Lagi pula, Persiba memang bermain lebih bagus,” pungkas Rahmad.
Sementara, Persiba makin optimistis menatap DISL II. Namun, menurut penasihat teknis Persiba, Daniel Roekito, terlalu dini untuk membicarakan persaingan juara. “Dua home begitu memuaskan. Namun, laga masih panjang. Jika tidak konsisten, tidak usah berpikir jadi juara,” tukasnya. (mg2/mg43/is/jpnn)
Rekor Buruk Sriwijaya FC
(kalah selisih minimal 3 gol)
-----------------------------------
14 Oktober 2009 : Persiba v Sriwijaya : 4-0 (putaran 1 DISL I)
10 Juni 2009 : Persipura v Sriwijaya : 4-1 (putaran 2 DISL I)
5 Mei 2009 : Seoul v Sriwijaya : 5-1 (LCA)
21 April 2009 : Sriwijaya v Gamba : 0-3 (LCA)
8 April 2009 : Gamba v Sriwijaya : 5-0 (LCA)
17 Maret 2009 : Shandong v Sriwijaya : 5-0 (LCA)
28 Agustus 2007 : Persikabo v Sriwijaya : 3-0 (Ligina XIII)
7 Agustus 2005 : PSIS v Sriwijaya : 3-0 (Ligina XI)
18 Mei 2005 : PSPS v Sriwijaya : 3-0 (Ligina XI)
8 Maret 2005 : Sriwijaya v Persib : 1-4 (Ligina XI)
STATISTIKA PERTANDINGAN
Persiba Sriwijaya
4 Gol 0
0 Kartu Kuning 2
0 Kartu Merah 1
11 Pelanggaran 1 4
7 Tendangan ke Gawang 4
6 Tendangan Melenceng 7
8 Tendangan Pojok 5
5 Offside 0
56% Ball Possesion 44%
Susunan Pemain
Persiba : 15-Made Wirawan (g), 24-Anam Syahrul, 20-Mijo Dadic (c), 28-Muhammadan, 71-Dwi Joko/2-M Shobran (79’), 5-Zakeri Hamid Reza/12-Hendro Siswanto (81’), 10-Robertino Pugliara, 13-Alif Maulana/77-M Darwis (45’+1’), 9-Julio Lopez, 31-Fery Ariawan, 14-Johan Yoga Utama.
Penasehat teknis :Daniel Roekito
Sriwijaya: 34-Hendro Kartiko (g), 5-Bobby Satria, 22-Slamet Riyadi, 24-Christian Worabay/3-Ngurah Wahyu Trisnajaya (56’), 25-Isnan Ali, 11-Ponaryo Astaman, 10-Zah Rahan, 17-Keith Kayamba Gumbs (c), 14-Arif Suyono, 8-Rachmat Rivai/27-Mustofa Aji (74’), 18-Oktavianus/7-M Nasuha (77’).
Pelatih : Rahmad Darmawan.
sumber : sumeks



0 Response to "Rekor Terburuk"
Poskan Komentar
Silakan Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas