
SRIWIJAYA FC menargetkan double winner di edisi 2009/2010. Tapi, tim berjuluk Laskar Wong Kito masih kalah berani dari Persija Jakarta dan Arema Malang soal jor-joran membeli pemain asing.
Itu bisa dilihat dari perekrutan 2 asing berstatus asia. Di dua laga perdana, Arema sudah bisa memainkan Noh Alam Shah dan Muhammad Ridhuan. Masing-masing saaat menang 1-0 atas Persija (11/11) dan 0-0 dengan PSPS Pekan Baru (14/10).
Sementara, Persija pun menurunkan Baihakki Khaizan dan Mustafic Fachruddin. Masing-masing saat kalah 0-1 dari Arema (11/10) dan menang 3-1 atas Persema Malang (14/10).
Padahal, keempat pemain tersebut masih punya kewajiban bersama klub masing-masing di Singapore League (S-League). Baihakki punya sisa 4 laga bersama klubnya, Geylang United. Yaitu lawan Home United (15/10), Woodland (20/10), Young Lions (28/10), dan Gombak (2/11).
Demikian Mustafic, Ridhuan, dan Noh Alam. Ketiganya juga menyisakan 4 laga bersama Tampines Rovers. Yaitu lawan Young Lions (14/10), Gombak (17/10), Albirex Rovers (27/10), dan Armed Force (4/11).
Berbeda dengan Sriwijaya. Skuadra Rahmad Darmawan sudah merekrut Precious Emuejeraye sejak 9 September lalu. Tapi, defender kelahiran Nigeria, 21 Maret 1983 belum bisa dipakai dua dua away lawan PSM Makassar (11/10) dan Persiba Balikpapan (14/10).
Sriwijaya enggan membayar fee transfer pada klub lama Precious, Woodland Wellington yang besarnya mencapai Rp87 juta. Padahal, pertahanan Sriwijaya di dua away perdana “luar biasa” compang-camping pasca absennya Charis Yulianto, Isnan Ali, dan Ambrizal.
“Mereka (Arema dan Persija, red) membayar uang transfer pada klub masing-masing pemain. Jadinya mereka bisa lebih cepat bergabung tanpa harus menyelesaikan kompetisi,” aku coach Sriwijaya, Rahmad Darmawan, kemarin (18/10).
Akan halnya Duric. Striker kelahiran Serbia, 12 Agustus 1970 itu sebenarnya bisa lebih cepat datang. Bahkan, bisa tampil di Community Shield, Rabu (7/10) lalu. Asal membayar Rp20 juta dan Rp87 juta pada Armed Force (klub Duric) jika ingin full bermain sebagai pemain Sriwijaya.
“Sebenarnya, Precious dan Duric memang bisa segera bergabung. Tapi, ada uang transfer di luar kontrak yang harus dibayar ke klub mereka. Jadi, lebih baik kami tunggu saja hingga kompetisi usai,” pungkas pelatih kelahiran Metro (Lampung), 26 Desember 1966. (mg2)
sumber : sumeks



0 Response to "Kalah Jor-joran"
Poskan Komentar
Silakan Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas