
SETIAP melakoni laga away, Sriwijaya FC menghadapi “dua” lawan sekaligus. Yaitu tuan rumah dan wasit. Lawan PSM Makassar, Minggu 11 Oktober lalu, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya) dikerjai M Syafei, wasit asal Bandung.
Dia memberikan dua penalti yang menurut coach Rahmad Darmawan tidak pantas untuk diberikan. Hari ini, Rabu (14/11), Sriwijaya akan menghadapi Jajat Sudrajat, wasit asal Cianjur.
Diprediksi, wasit yang namanya kini dipelesetkan menjadi Jajat “Subejat”, bakal berat sebelah. Alias berpihak pada tuan rumah, Persiba Balikpapan. Sebab, track record-nya selalu menjadi kontroversi.
Terburuk, tentu saja pada babak 8 besar Liga Djarum Indonesia (LDI) XIII, yang mempertemukan Arema versus Persiwa di stadion Brawijaya, Kediri (16/1/08). Dia “menganulir” dua gol Arema.
Dampaknya, Jajat diserang Aremania—julukan suporter Arema. Dia terjengkang karena mendapat tendangan karate dari Aremania. Laga pun rusuh dan terhenti. Brawijaya hangus dibakar Aremania. Jajat sendiri “dikembalikan” ke komisi wasit. “Kami hanya berharap wasit berlaku adil,” pinta manajer Sriwijaya, Hendri Zainuddin, kemarin (13/11).
sumber : sumeks



0 Response to "Gawat, Jajat Jadi Pengadil"
Poskan Komentar
Silakan Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas