
NYARIS hengkang dari Sriwijaya FC karena ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Namun gerak cepat manajemen Sriwijaya FC berhasil mempertahankan pemain belia yang menjadi aset Tim wong kito.
Agaknya musim kompetisi 2009/2010 akan menjadi ajang pertaruhan bagi kiper muda Andri Tani Andriansyah untuk menunjukkan kemampuannya. Ia kiper yang baru berusia 18 tahun alias pemain termuda di skuad Laskar Wong Kito. Dia belum sekali pun merasakan kerasnya atmosfer sepakbola nasional. Sebab sejak resmi bergabung dengan SFC tanggal 14 Maret 2009 lalu, pemain kelahiran Jakarta, 26 Desember 1991, belum sekalipun diturunkan Coach Rahmad Darmawan.Musim depan, Andri siap bersaing dan unjuk kemampuan. Kedatangan kiper senior Hendro Kartiko membuatnya semakin bersemangat. Dia berjanji untuk tampil lebih baik lagi. “Kondisi saya bagus. Saya siap mengarungi kompetisi musim depan dan bersaing dengan kiper lain untuk menjadi penjaga gawang utama,” tegas Andri saat berbincang dengan Sripo
Nama Andri memcuat tatkala dipercaya menjadi kiper utama Timnas, kala membela Indonesia di Kejuaraan antar pelajar oleh Danone U-12 di Perancis. Pemilik postur 177 cm/ 75 Kg pernah dinobatkan menjadi Kiper Terbaik Tingkat Pelajar Se-Asia di China 2008.
Namun persaingan di posisi kiper sangat ketat. Musim lalu banyak pemain yang cedera. Krisis kiper sempat menerpa SFC. Namun nama Andri tidak masuk dalam susunan pemain cadangan setiap SFC bertandingan. Musim ini menjadi kesempatan bagi alumni kelas III IPS/SMA Ragunan Jakarta ini untuk unjuk kemampuan.
Latihan yang gigih selama musim liburan akan dijadikannya modal untuk bersaing dengan nama-nama beken macam Ferry Rotinsulu, Hendro Kartiko bahkan penjaga gawang SFC U-21 Andri Irawan. Apalagi buah cinta pasangan Tali Ardiansyah dan Neli Yulnani ini sudah mempunyai pengalaman bertandingan di pentas internasional tingkat pelajar.
Namun Andri sempat tidak betah bahkan memutuskan untuk istirahat dari sepakbola dengan alasan meneruskan kuliah. Tetapi berkat arahan pelatih Rahmad Darmawan dan manajer SFC Hendri Zainudin, pemuda berwajah tampan ini menunda rencanannya. Meski demikian dia tetap berusaha mencari perguruan tinggi yang cocok di Palembang. “Saya berharap dapat meneruskan pendidikan. Berkarir menjadi sepakbola tidak lama. Untuk itu perlu persiapan-persiapan sebelum pensiun termasuk melanjutkan pendidikan,” ujar jebolam SMA Ragunan ini. (hendra kusuma)
galeri Photo :

Andrytani Sriwijaya FC Saat Latihan

Lagi Melamun

Andry Tani Jogging Neh

Andry Tani Ma Temen

Santai

Andry Tani Santai



0 Response to "Andri Tunda Kuliah Demi SFC"
Poskan Komentar
Silakan Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas