Sriwijaya FC VS Selangor FC : 6-1
Sriwijaya FC VS Binh Doung Becamex : 1-0

Foto Skuad Victory SC maladewa yang akan menjadi lawan sriwijaya 23 Februari nanti
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menegaskan, dirinya cukup optimis bisa membawa pulang poin dari kandang Victory SC Maladewa, saat bentrok di babak 32 besar Piala AFC, Selasa (23/2).
Ditemui usai memimpin skuad timnya bentrok dengan Persija Jakarta dalam laga lanjutan putaran kedua Superliga 2009/10 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (18/2), Rahmad membeberkan optimisme dirinya itu.
"Insya Allah kami bisa membawa pulang poin dari Maladewa. Sebab dari video rekaman pertandingan Victory, saya sangat optimis anak-anak bisa mengatasi tim tersebut," katanya.
Ditambahkan, dari evaluasi rekaman tim lawan, pihaknya mengambil kesimpulan harus lebih dahulu mengambil inisiatif menyerang. Maklum saja karena tim yang akan dihadapi memiliki penyerang yang cukup berbahaya dan patut diwaspadai.
Masih kata Rahmad, meski timnya cukup kelelahan usai melakoni jadwal padat di kompetisi reguler, hal itu dipastikan tidak akan memengaruhi penampilan mereka. Sebab rotasi tetap ia lakukan untuk menjaga agar pemain yang tampil tetap fresh.
"Seperti pada laga melawan Persija hari ini, kami sengaja memainkan enam pemain yang absen di laga sebelumnya. Kami bersyukur karena materi pemain yang merata, sehingga rotasi bisa dilakukan dengan baik," pungkas Rahmad.
Seperti diketahui, pada babak 32 besar, "Laskar Wong Kito" berada di Grup F bersama Victory SC (Maladewa), Binh Doung (Vietnam), dan Selangor FC (Malaysia).
Pada laga perdana kejuaraan sepakbola kasta kedua di Asia ini, Sriwijaya yang di atas kertas masih diunggulkan dari rumah Victory SC akan memulai debutnya dalam upaya membuktikan diri masih yang terbaik.(goal)
.jpg)
Kekalahan Sriwijaya FC atas Persija Jakarta kemarin (19/2) menambah duka bagi Laskar Wong Kito. Pasalnya, bek tangguh Ambrizal mengalami cedera hamstring pada menit ke-75 dan langsung digantikan oleh Cristian Worabay. Tak pelak kekuatan tim asuhan Rahmad Darmawan ini tereduksi saat melawat ke kandang Victory FC Selasa nanti (23/2) di laga perdana AFC Cup.
Menurut pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan belum diketahui pasti masa pemulihan mantan pemain PSPS Pekanbaru. ”Kita lihat saja besok apakah cedera hamstring Ambrizal cukup parah atau tidak. Namun, saya sendiri belum bisa menjamin kondisi Ambrizal cepat pulih,” ujar Rahmad Darmawan usai pertandingan kemarin (19/2).
Namun mantan pelatih Persija Jakarta ini sudah menyiapkan skenario jika Ambrizal tidak bisa dimainkan saat menghadapi Victory FC nanti. ”Saya sudah menyiapkan beberapa pemain seperti Bobby Satria dan Nanak untuk menggantikan peran Ambrizal di lini pertahan. Saya sendiri berharap Ambrizal cepat pulih dan bisa menambal lini pertahanan Sriwijaya FC,” harap pelatih berpangkat Kapten Marinir ini.
Selain Ambrizal, Laskar Wong Kito juga mengalami masalah dengan Anoure Obiora. Ya, mantan pemain PSDS Deli Serdang sempat mengalami kram di babak kedua pada menit ke-80 dan langsung ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Alamsyah Nasution.
“Kram yang dialami Obiora hampir sama saat menjamu Persisam Putra Samarinda Selasa lalu (16/2). Semua itu dialami karena jadwal pertandingan yang padat tanpa recovery maksimal sehingga membuat pemain rentan mengalami cedera. Saya sendiri tetap mengantur ritme tim dengan memberikan menu latihan ringan supaya recovery yang singkat ini bisa membantu mengembalikan stamina para pemain Sriwijaya FC,” lanjut suami Dinda Ety ini. (31/sumeks)
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku sangat kecewa atas kekalahan 1-0 timnya dari tuan rumah Persija Jakarta, pada laga lanjutan putaran kedua Superliga 2009/10 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2).
Namun demikian, pelatih yang akrab disapa RD ini menegaskan sama sekali tidak menyalahkan pemainnya. Ia bahkan mengaku salut dengan perjuangan mereka yang mampu tampil sempurna sepanjang laga, meski dalam kondisi masih kelelahan.
Hal tersebut karena harus melakoni jadwal yang cukup padat, setidaknya dalam empat laga terakhir di pentas kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional musim ini, yang waktunya cukup mepet dengan masa recovery yang sangat minim.
“Dari segi hasil akhir jelas kami kecewa. Tapi kalau melihat perjuangan anak-anak, saya sangat salut karena mereka masih mampu tampil luar biasa, meski dalam kondisi tidak fit karena kelelahan,” kata Rahmad dalam keterangan persnya usai laga.
“Kami bukannya tanpa peluang di laga tadi. Tapi penampilan lini belakang Persija yang cukup disiplin dan membuat kami kesulitan mencetak gol. Jujur, saya sangat salut dengan penampilan lini belakang Persija hari ini.”
Upaya menembus pertahanan Persija masih kata Rahmad, sudah dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melakukan pergantian pemain untuk mengubah pola dan variasi serangan.
Tapi hal itu imbuhnya, tetap saja tidak bisa memancing lini belakang Persija lengah dan meninggalkan posisi, yang membuat timnya semakin kesulitan untuk mencetak gol.
"Sebetulnya, beberapa pemain kami juga sudah berupaya mencoba melakukan shooting jarak jauh. Bahkan pemain pengganti yang kami masukan sudah diinstruksikan untuk melakukan itu. Tapi hasilnya pun tetap tidak bisa mengubah skor," tandas Rahmad.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku sangat kecewa atas kekalahan 1-0 timnya dari tuan rumah Persija Jakarta, pada laga lanjutan putaran kedua Superliga 2009/10 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2).
Namun demikian, pelatih yang akrab disapa RD ini menegaskan sama sekali tidak menyalahkan pemainnya. Ia bahkan mengaku salut dengan perjuangan mereka yang mampu tampil sempurna sepanjang laga, meski dalam kondisi masih kelelahan.
Hal tersebut karena harus melakoni jadwal yang cukup padat, setidaknya dalam empat laga terakhir di pentas kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional musim ini, yang waktunya cukup mepet dengan masa recovery yang sangat minim.
“Dari segi hasil akhir jelas kami kecewa. Tapi kalau melihat perjuangan anak-anak, saya sangat salut karena mereka masih mampu tampil luar biasa, meski dalam kondisi tidak fit karena kelelahan,” kata Rahmad dalam keterangan persnya usai laga.
“Kami bukannya tanpa peluang di laga tadi. Tapi penampilan lini belakang Persija yang cukup disiplin dan membuat kami kesulitan mencetak gol. Jujur, saya sangat salut dengan penampilan lini belakang Persija hari ini.”
Upaya menembus pertahanan Persija masih kata Rahmad, sudah dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melakukan pergantian pemain untuk mengubah pola dan variasi serangan.
Tapi hal itu imbuhnya, tetap saja tidak bisa memancing lini belakang Persija lengah dan meninggalkan posisi, yang membuat timnya semakin kesulitan untuk mencetak gol.
"Sebetulnya, beberapa pemain kami juga sudah berupaya mencoba melakukan shooting jarak jauh. Bahkan pemain pengganti yang kami masukan sudah diinstruksikan untuk melakukan itu. Tapi hasilnya pun tetap tidak bisa mengubah skor," tandas Rahmad.

Setelah Melakoni laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), melawan Persija Jakarta kemarin (19/2), coach Sriwijaya FC Rahmad Darmawan langsung memulangkan 4 pemain terbaiknya ke Palembang. Saat tour ke Jakarta, pelatih asal Metro Lampung ini membawa 22 pemain, termasuk Pavel Solomin.
”Semua pemain yang kami pulangkan ke Palembang lantaran tidak bisa diturunkan di AFC Cup,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan. Besok (21/2), Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) akan bertolak ke Maladewa untuk menantang Victory SC pada laga AFC Cup, 23 Februari 2010 nanti.
Empat pemain yang di pulangkan ke Palembang adalah Christian Worabay, Precious Emuejeraye, Andritany, dan Pavel Solomin. Worabay dipulangkan lantaran tidak bisa diturunkan karena akumulasi kartu. Saat melawan Singapore Armed Force (SAF) FC (30/1) lalu di Liga Champion Asia (LCA), winger asal Papua mendapatkan kartu merah.
Sedangkan Precious Emuejeraye lantaran regulasi pemain asing di AFC Cup yang membatasi 3 pemain asing. Berbeda dengan LCA yang memberikan kuota 4 pemain asing. ”Larangan bermain Worabay masih berlaku di AFC Cup. Jadi terpaksa kami tinggal. Sedangkan Precious karena kuota pemain asing yang diperbolehkan bermain di AFC Cup,” lanjut pelatih berpangkat Kapten Marinir.
Kuota 3 pemain Laskar Sriwijaya di AFC Cup diisi Keith Kayamba Gumbs, Zah Rahan Krangar dan Richard Anoure Obiora. Dipilihnya 3 pemain asing yang mempunyai naluri menyerang ini, kata Rahmad, lantaran dirinya lebih mengandalkan sektor penyerangan.
”Pemain depan tidak mungkin kami tinggalkan. Sebab, saat ini masih sangat minim. Sedangkan pemain belakang kami punya banyak stok, seperti Ambrizal, Charis, Boby dan yang lainya,” pungkas mantan pelatih Persija. (mg43/mg42)


